Banda Aceh Miliki Parkir Umum Elektronik di Jalan TP Nyak Makam, Pemilik Toko Digratiskan   Administrator         05 Januari 2018         16:11:08         137x

BANDA ACEH – Setelah sekian lama merencanakan hadirnya areal parkir yang representatif untuk kendaraan warganya, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perhubungan Kota akhirnya mengoperasikan electronic parking (e-parking) sejak 2 Januari 2018.

Sistem parkir elektronik itu terletak di Jalan T Panglima Nyak Makam, Banda Aceh. Areal parkir percontohan itu terdiri atas dua baris, masing-masing dapat menampung 33 mobil dan 100 sepeda motor dengan posisi kemiringan 30 derajat.

Hal itu disampaikan Kabid LLA Dishub Banda Aceh, Zubir kepada Serambinews.com Rabu (3/1/2018).

Dia mengatakan, sistem kerja perangkat tersebut sama seperti e-parking di pusat perbelanjaan atau mall, dimana pengendara masuk dan keluar melewati portal.

“Tarif Rp 1.000 untuk sepmor dan Rp 2.000 untuk mobil,” ujarnya. Namun lanjut Zubir, berbeda dengan e-parking di mall yang berlaku tarif kelipatan, e-parking TP Nyak Makam justru menerapkan tarif flat (tetap).

Dia mengatakan, kawasan itu menjadi parkir umum pertama yang menggunakan sistem e-parking di Banda Aceh. “Area ini dibuka sejak pukul 7 pagi sampai 12 malam,” jelasnya.

Pemilik Toko Gratis Parkir 3 Kendaraan

Ada hal unik dari penerapan e-parking perdana ini, yakni keistimewaan yang diberikan kepada 28 pemilik toko di sepanjang areal tersebut.

Zubir mengatakan, para pemilik toko mendapat dispensasi tiga kendaraannya gratis parkir. “Sebelumnya mereka harus daftar maksimal 3 kendaraan lalu kami input ke sistem. Mereka tetap ambil tiket seperti biasa, tapi saat di-scan nanti tarifnya menjadi 0 rupiah,” tukasnya. (*)

KEPALA DINAS

kadisPuji syukur kehadirat Allah S.W.T dengan rahmat dan hidayah nya Official Web Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh dapat diselesaikan. Official Web ini dibuat dalam rangka mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan Dinas Perhubungan dan untuk memenuhi ketentuan dalam Undang-undang No. I4 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sebagai salah satu sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik  terhadap segala penyelenggaraan badan publik.

Dengan berbagai kekurangan dan keterbatasan, Official Web Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh kiranya diharapkan dapat bermanfaat dalam mengembangkan masyarakat yang informatif.

Drs. Muzakkir Tulot, M.Si