https://kinerja.umpo.ac.id/assets/product/ https://singbar.singkawangkota.go.id/img/sgacor/
https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Dishub Kota Banda Aceh Survei Potensi Parkir di Jalan Mohammad Jam dan K.H. Ahmad Dahlan
Dishub Kota Banda Aceh Survei Potensi Parkir di Jalan Mohammad Jam dan K.H. Ahmad Dahlan   Administrator         03 Juni 2024         16:03:11         39x

DSC_9252

Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh menggelar survei potensi parkir di Jalan Mohammad Jam dan Jalan KH Ahmad Dahlan Banda Aceh. Langkah tersebut juga merupakan bagian dari strategi Dishub Banda Aceh untuk mengoptimalkan manajemen perparkiran di Kota Banda Aceh, Senin (27/5/2024).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, H. Bukhari Sufi, S.Sos, M.Si, mengungkapkan bahwa survei ini dilakukan untuk mendapatkan data akurat terkait kapasitas dan kebutuhan parkir di kedua jalan tersebut. “Survei ini penting untuk memahami kondisi aktual di lapangan, sehingga kami dapat merumuskan kebijakan yang tepat guna meningkatkan pendapatan dari sektor parkir,” ujarnya saat ditemui di kantor Dishub Kota Banda Aceh.

DSC_9721

Survei potensi parkir ini melibatkan tim dari Bidang Perparkiran Dishub yang dipimpin oleh Plt Kepala Bidang (Kabid) Perparkiran, Aqil Perdana Kesumah, S.H., M.H. Menurutnya, survei ini meliputi pemetaan area parkir yang tersedia, volume kendaraan yang parkir setiap hari, serta durasi waktu parkir kendaraan. “Kami ingin mengetahui pola dan karakteristik parkir di Jalan Mohammad Jam dan Kyai H Ahmad Dahlan. Data ini akan menjadi dasar dalam menentukan tarif dan kebijakan parkir yang lebih efektif dan efisien,” jelas Bukhari Sufi.

Lebih lanjut, Plt Kadishub Kota Banda Aceh menambahkan bahwa hasil survei ini akan digunakan untuk mengidentifikasi potensi peningkatan PAD dari sektor perparkiran. “Jika pengelolaan parkir dilakukan dengan baik, tidak hanya akan meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dan pengunjung yang datang ke area tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kabid Perparkiran Aqil Perdana Kesumah menyatakan, Dishub Banda Aceh juga berencana untuk mengimplementasikan sistem parkir berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi dan transparansi. Menurutnya, sistem parkir digital akan membantu meminimalkan kebocoran pendapatan dan mempermudah proses pembayaran bagi masyarakat. “Dengan teknologi, kita bisa memantau penggunaan lahan parkir secara real-time dan memastikan setiap transaksi tercatat dengan baik,” jelasnya.

Tidak hanya fokus pada penataan parkir di dua jalan tersebut, Dishub Banda Aceh juga memiliki rencana jangka panjang untuk memperluas program ini ke area lain di kota Banda Aceh yang memiliki potensi serupa. “Kami akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan sistem parkir di berbagai lokasi strategis di Banda Aceh. Tujuannya adalah untuk menciptakan tata kelola perparkiran yang modern dan berkelanjutan,” ungkap Aqil.

Namun demikian, Dishub Banda Aceh juga menghadapi tantangan dalam implementasi kebijakan parkir ini, seperti resistensi dari masyarakat yang belum terbiasa dengan sistem parkir berbayar. Oleh karena itu, Bukhari menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dari sistem parkir yang tertata dan berbayar. “Kami akan mengadakan sosialisasi secara intensif agar masyarakat memahami bahwa ini bukan semata-mata untuk meningkatkan PAD, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman,” terangnya.

Dengan langkah-langkah strategis yang tengah dijalankan, Dishub Kota Banda Aceh optimis bahwa potensi PAD dari sektor perparkiran akan meningkat signifikan. Survei potensi parkir di Jalan Mohammad Jam dan KH Ahmad Dahlan diharapkan dapat menjadi model bagi pengelolaan parkir di area lain, sehingga bisa memberikan manfaat maksimal bagi kota Banda Aceh dan warganya.

Sumber : Posaceh.com

KEPALA DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANDA ACEH

Puji syukur kehadirat Allah S.W.T dengan rahmat dan hidayah nya Official Web Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh dapat diselesaikan. Official Web ini dibuat dalam rangka mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan Dinas Perhubungan dan untuk memenuhi ketentuan dalam Undang-undang No. I4 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sebagai salah satu sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap segala penyelenggaraan badan publik.

Dengan berbagai kekurangan dan keterbatasan, Official Web Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh kiranya diharapkan dapat bermanfaat dalam mengembangkan masyarakat yang informatif. 

Bukhari Sufi, S.Sos, M.Si