Petugas Gabungan Dishub Kota Banda Aceh dan Satpol PP Kota Banda Aceh Bersihkan Pedagang Kendaraan Yang Parkir di Atas Ulee Lheue - Gp. Jawa   Administrator         27 September 2021         09:13:04         58x

IMG-20210926-WA0011

Banda Aceh - Petugas gabungan Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh dan Satpol PP menertibkan pedagang dan kendaraan yang parkir di Jembatan Penghubung Ulee Lheue-Gampong Jawa, Banda Aceh. Penertiban yang dilaksanakan Sabtu dan Minggu (25-26/9/2021) siang dan sore itu bertujuan mewujudkan Jembatan Ulee Lheue-Gampong Jawa itu bebas dari hambatan. Selama ini jembatan tepi laut yang menghubungkan langsung dua gampong itu dilintasi banyak warga dan pengunjung, terutama pada sore hari tersebut, sering terpantau padat merayap.

Kondisi makin parah, di saat ramai pedagang dan kendaraan roda dua dan empat juga diparkirkan di atas jembatan itu. Kondisi itu dikhawatirkan bila terjadi sesuatu di kawasan tersebut, seperti gempa, maka bisa berdampak buruk bagi warga dan pengunjung yang memadati kawasan itu. Kami minta tidak ada lagi kendaraan dan pedagang yang berjualan di atas Jembatan Penghubung Ulee Lheue-Gampong Jawa, kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi didampingi Kabid Perparkiran, Mahdani SE.

Ia menerangkan, di samping bisa berdampak buruk, bila terjadi sesuatu hal yang tidak diharapkan. Kondisi ramainya pedagang dan kendaraan yang memilih parkir di atas jembatan tersebut juga mempersempit ruas jalan dan menggangu kelancaran lalu lintas dari kedua arah tersebut. Untuk itu, tegas Mahdani, untuk menjaga Jembatan Penghubung Ulee Lheue-Gampong Jawa terbebas dari kemacetan, sehingga petugas Dishub Kota dan Satpol PP akan terus disiagakan di lokasi, terutama pada hari-hari libur.

Di samping itu, ungkap Mahdani, pada sore hari, di setiap harinya, di atas pukul 16.00 WIB, petugas dari Bidang Pembinaan dan Pengawasan juga disiagakan di pintu gerbang Jalan Lingkar Pelabuhan Ulee Lheue. Hal itu untuk membatasi kendaraan roda empat masuk dari arah tersebut yang mengarah ke Jembatan Penghubung Ulee Lheue-Gampong Jawa. Hal ini bertujuan supaya tidak terjadi penumpukan di lokasi wisata. Jadi, kendaraam roda empat tetap diperbolehkan, tapi datang dari arah Gampong Jawa menuju Ulee Lheue, sebut Mahdani.

Ia pun kembali mengimbau pedagang tidak berjualan di atas jembatan Ulee Lheue-Gampong Jawa. Begitu juga kepada para pemilik kendaraan untuk tidak memarkirkan di sana. Pikirian hal-hal yang tidak kita harapkan, tapi kemungkinan bisa terjadi. Karena itu kami meminta Jembatan Penghubung Ulee Lheue-Gampong Jawa itu bebas dari hambatan, lalu lintas tetap lancar, sehingga untuk mendukung hal itu petugas pun akan disiagakan," pungkas Mahdani.





KEPALA DINAS

kadisPuji syukur kehadirat Allah S.W.T dengan rahmat dan hidayah nya Official Web Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh dapat diselesaikan. Official Web ini dibuat dalam rangka mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan Dinas Perhubungan dan untuk memenuhi ketentuan dalam Undang-undang No. I4 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sebagai salah satu sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik  terhadap segala penyelenggaraan badan publik.

Dengan berbagai kekurangan dan keterbatasan, Official Web Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh kiranya diharapkan dapat bermanfaat dalam mengembangkan masyarakat yang informatif.

Drs. Muzakkir Tulot, M.Si